Warga Lima Desa di Pasuruan Unjuk Rasa Terkait Dugaan Pencemaran Sungai Oleh Pihak Perusahaan

08 October 2019 16:25
Warga Lima Desa di Pasuruan Unjuk Rasa Terkait Dugaan Pencemaran Sungai Oleh Pihak Perusahaan
Aksi unjuk rasa warga Desa Baujeng, Ngembe, Kenep, Sidowayah dan Gunungsari terkait dugaan pencemaran limbah yang mengalir di sungai melewati 5 desa, berlangsung di Balai Desa Baujeng, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jatim. (Awin D/Trans89.com)

PASURUAN, TRANS89.COM – Aksi unjuk rasa warga Desa Baujeng, Ngembe, Kenep, Sidowayah dan Gunungsari diikuti sekitar 500 orang dipimpin Faisal, Junaedi, Lukman, Khazali dan Yeyen, terkait dugaan pencemaran limbah dari PT CS2 Pola Sehat (teh gelas) yang mengalir di sungai yang melewati 5 desa, berlangsung di Balai Desa Baujeng, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), Senin (7/10/2019).

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan, tolak pencemaran lingkungan, kami ada berlimpat ganda sembuhkan sungai kami, lebih baik hancur lebur daripada ditindas oleh bangsa sendiri, kami terjajah limbah, negeri ini indah buat pejabat, apabila usul ditolak tanpa ditimbang maka hanya ada satu kata lawan.

Massa aksi berkumpul disepanjang Jalan Bangil-Pandaan seperti di perempatan Dusun Ngembe, depan Balai desa Baujeng, dan Dusun Tanggul menutup jalan dengan cara bakar ban bekas, bentangkan spanduk, sehingga memacetkan arus jalan raya Pandaan-Bangil.

Anggota DPRD Pasuruan Saad Muafi dan Muspika Kecamatan Beji tiba dilokasi titik kumpul aksi dan melaksanakan koordinasi dengan Kades dan Karang Taruna Beujeng Sobik dan Heru agar jalan yang ditutup bisa dibuka, tetapi kehendak warga tidak mau tetap tutup jalan sampai ada penyelesaian.

Selanjutnya mediasi antara warga dan pihak perusahaan oleh anggota DPRD Pasuruan dan Muspika Kecamatan Beji dihadiri Kapolsek Beji Kompol Prayitno, Danramil Beji Kapten Arh Nanang S, Kapolsek Pandaan AKP Jaka W, Danramil Pandaan Kapten Cba Hadi Wibowo, Kasat Intelkam Polres Pasuruan Iptu Diki Rinal Ariski Dwi Putra, Anggoat DPRD Pasuruan Saad Muafi, Arifin, Rouf, Camat Beji Taufiqul Ghoni, PT Inaco Juju Jumhana, PT SPC/Granita Ade Susanto, PT Behaestex Tri Bagyo, PT CS2 Pola Sehat E Kusuma, perwakilan warga Desa Baujeng, Kenep, Ngembe, Sidowayah dan Gunungsari.

Camat Beji, Taufiqul Ghoni menyampaikan apresiasi kepada aksi warga tidak sampai anarkis.

“Alhamdulillah kegiatan ini diwakili oleh Anggota Dewan, Kades, Muspika dan perwakilan perusahaan semoga mendapatkan solusi. Walaupun dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) belum datang, percayakan masalah ini kepada kami,” papar Taufiqul.

Anggota Komisi III DPRD Pasuruan, Arifin mengatakan, walaupun DLH tidak hadir, percayakan permasalahan ini ke kami anggota dewan.

“Dari DLH sudah menyampaikan surat pemberitahuan ke PT CS2 Pola Sehat terkait tuntutan warga,” kata Arifin.

Anggota Komisi I DPRD Pasuruan, Saad Muafi mengharapkan kepada warga jangan sampai berbuat anarkis dan jangan sampai terpengaruh dengan adanya provokasi yang tidak bertanggungjawab.

“Saya minta jawaban dari pihak perusahaan dan hal ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan demo. Solusinya, perwakilan dari masyarakat minggu depan kita inspeksi mendadak (sidak) perusahaan. Dan mengajak 5 Kepala Desa (Kades), mari dalam waktu satu minggu kedepan kita lakukan investigasi atau sidak ke perusahaan,” imbuh Saad.

Anggota Komisi IV DPRD Pasuruan, Rouf akan komitmen sepakat dengan Gus Muafi menyusun langkah-langkah kedepan permasalahan ini.

“Saya sudah pernah sidak ke perusahaan tersebut. Saya minta tanggungjawab perusahaan atas limbah tersebut. Kapasitas limbahnya melebihi produk perusahaan. Surat jawaban CSR (Corporate Social Responsibility) perlu diperbaiki dari DLH. Ada kesanggupan dari pihak perusahaan bila melanggar proses IPAL kita tutup,” ujar Rouf.

Perwakilan warga Desa Baujeng, Hamzah mengatakan, kami mencoba mempercayai para anggota dewan, tapi harus ada batasnya sampai kapan.

“Kami tetp percaya kepara anggota dewan, namun sampai kapan, dua hari akan kami tunggu hasilnya,” tantang Hamzah.

Bagian Teknik PT CS2 Pola Sehat, E Kusuma menuturkan, kami telah menyampaikan surat kepada DLH, yang intinya seluruh limbah hasil proses produksi diserahkan untuk diteliti.

“Sudah pernah dilakukan sidak oleh Muspika Beji. Perlu dilakukan investigasi bersama untuk menemukan titik terang atas masalah tersebut,” tutur Kusuma.

Kasat Intelkam Polres Pasuruan, Iptu Diki Rinal menjelaskan, solusinya, pihak perusahaan untuk sementara tidak membuang limbahnya ke sungai selama dua bulan ini.

“Akan dilaksanakan insvetigasi kepada pihak perusahaan. Pihak Kepolisian tidak bisa menyimpulkan bersalah atau tidak, kami harap kasih kami waktu 2 bulan untuk buktikan dan kami mohon masukan dari warga masyarakat,” jelas Iptu Diki.

Pembacaan kesepakatan bertuliskan, melarang perusahaan PT Inaco Jelly, PT Setia Pesona Cipta P (Pabrik Kopi Susu), Behaestex, PT CS2 Pola Sehat dan perusahaan lain disepanjang Sungai Wangi Kecamatan Pandaan membuang limbah cair melalui Sungai Tanggul Desa Baujeng yang menyebabkan kotor, bau dan rasa, terhitung sejak surat kesepakatan ini ditandatangani.

PT CS2 Pola Sehat selama 1 bulan terhitung sejak surat kesepakatan ini ditandatangani tidak boleh membuang limbah cair ke Sungai Tanggul Desa Baujeng.

Selama 1 bulan, masyarakat tidak boleh melaksanakan aksi unjuk rasa kecuali masyarakat Desa Baujeng menemukan pembuangan limbah oleh perusahaan yang tidak sesuai dengan baku mutu.

Jika ditemukan dari perusahaan diatas membuang limbah yang tidak sesuai dengan baku mutu sesuai dengan Undang-Undang(UU) Nomor 32 Tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup (LH), maka sanksinya adalah siap ditutup.

Meminta pihak berwajib dalam hal ini Polres Pasuruan untuk mengusut tuntas atas pelanggaran lingkungan sebagaimana tercantum dalam UU pengelolaan lingkungan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kesepakatan ini berlaku juga untuk perusahaan yang membuang limbah cair ke Sungai Tanggul Desa Beujeng, kecuali dalam ketentuan poin 2. (Awin/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya