Jaringan Aktivis Hukum Indonesia Unjuk Rasa di Kantor KPK, Ini Tuntutannya

08 October 2019 02:38
Jaringan Aktivis Hukum Indonesia Unjuk Rasa di Kantor KPK, Ini Tuntutannya
Aksi Jaringan Aktivis Hukum Indonesia (JAHID), berlangsung depan kantor KPK RI, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan. (Bagus Prasetyo/Trans89.com)

JAKARTA, TRANS89.COM – Aksi unjuk rasa Jaringan Aktivis Hukum Indonesia (JAHID) diikuti sekitar 50 orang peserta aksi dipimpin Ebiet, berlangsung depan kantor KPK RI, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2019).

Massa aksi membawa spanduk dan poster bertuliskan, KPK jangan melakukan kejar tayang dong.

Orasi Ebiet mengatakan, kami menilai bahwa legitimasi KPK telah hilang karena Komisioner KPK saat ini tidak ada, sehingga semua penindakan-penindakan yang dilakukan oleh KPK saat ini kami katakan cacat hukum dan ilegal.

“Penindakan yang dilakukan oleh KPK merupakan balas dendam politik terkait kisruh Undang-Undang (UU) KPK dan seperti mengejar target sebelum demisioner untuk mengkriminalisasi dengan cara mentersangkakan pejabat-pejabat yang telah meloloskan dan mengesahkan UU KPK,” kata Ediet.

Ia menyatakan mosi tidak percaya kepada KPK karena cacat hukum, dimana legitimasi KPK telah hancur lebur, karena pejabat Komisioner dan penyidik periode 2015-2019 harus segera mundur dan diganti yang baru agar lembaga adhoc ini kembali suci dan dipercaya publik Indonesia.

“Hentikan sementara penindakan kasus-kaksus korupsi sampai dilantiknya 5 Komisioner yang baru terpilih mempunyai legitimasi hukum yang syah. KPK harus independen menangani kasus korupsi dan stop politisasi kasus korupsi,” ujar Ebiet. (Bagus/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya