Kebakaran Lahan Perkebunan Tebu di Situbondo

06 October 2019 02:18
Kebakaran Lahan Perkebunan Tebu di Situbondo
Kebakaran lahan perkebunan tebu dengan luas lahan yang di sewa PG Panji 800 M2 dan lahan yang terbakar di sewa PG Olean 400 M2 di Dusun Mangaran, Desa Mangaran, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Jatim. (Awin D/Trans89.com)

SITUBONDO, RANS89.COM – Kebakaran lahan perkebunan tebu dengan luas lahan yang di sewa pabrik gula (PG) Panji 800 M2 dan lahan di sewa PG Olean 400 M2 di Dusun Mangaran, Desa Mangaran, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (5/10/2019).

Kronologis kejadian kebakaran lahan perkebunan tebu, sekitar pukul 07.30 WIB, kebakaran lahan tebu milik Taufik yang di sewa tanam oleh PG Panji dan lahan tebu milik Agusg di sewa tanam oleh PG Olean, dimana api berawal dari lahan tebu yang di sewa oleh PG. Olean, sehingga merembet ke lahan yang di sewa PG Panji sebab lahannya berdempetan.

Sekitar pukul 07.40 WIB, warga yang kebetulan berada dilokasi berupaya untuk memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya.

Pukul 07.45 WIB, 2 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Situbondo wilayah kota datang kelokasi dan langsung melakukan pemadaman untuk mengantisipasi atau mencegah agar kebakaran tersebut tidak merembet atau meluas ke area lahan perkebuna tebu lainnya.

Sekitar pukul 09.30 WIB, api dapat di padamkan oleh petugas Damkar di bantu warga sekitar.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi, luas lahan yang terbakar di sewa PG Panji 800 M2 dan lahan di sewa PG Olean 400 M2 diperkirakan sekitar Rp50.000.000.

Penyebab terjadinya kebakaran lahan tebu tersebut, diduga adanya orang tidak dikenal membakar daun tebu yang sudah di tebang dan kering, sehingga merembet ke lahan tebu yang ada di sekitarnya, dan saat ini kejadian tersebut sudah ditangani oleh pihak berwajib. (Awin/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya