Peringati HUT TNI Ke-74, Kodim 1427/Pasangkayu Gelar Upacara

05 October 2019 16:11
Peringati HUT TNI Ke-74, Kodim 1427/Pasangkayu Gelar Upacara
Peringati HUT TNI ke-74, Kodim 1427/Pasangkayu menggelar upacara berlangsung di lapangan upacara Makodim 1427/Pasangkayu , Jalan Dewi Sartika, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Andi Malik/Trans89.com)

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-74, Kodim 1427/Pasangkayu menggelar upacara dihadiri sekitar 70 orang peserta upacara, berlangsung di lapangan upacara Makodim 1427/Pasangkayu , Jalan Dewi Sartika, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (5/10/2019).

Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup), Kasdim 1427/Pasangkayu Mayor Arh Rosadi, Komandan Upacara Pasi Ter Kodim 1427/?Pasangkayu Kapten Inf Bongga Paylin, dan Perwira Upacara Pasi Ops Kodim 1427/Pasangkayu Kapten Inf Hasan

Sementara pasukan upacara personil Kodim 1427/Pasangkayu, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan (FKPPI) Pasangkayu dan siswa SMA Negeri 1 Pasangkayu.

Amanat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dibacakan Kasdim 1427/Pasangkayu, Mayor Arh Rosadi mengatakan, upacara dalam rangka memperingati HUT ke-74 TNI dalam keadaan sehat walafiat. Kepada seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI di manapun berada saat ini bertuga, beserta seluruh dan keluarga besar TNI, mengucapkan selamat HUT TNI ke-74 yang kita cintai dan banggakan bersama.

“Saya bangga kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI yang telah menunjukkan profesionalitasnya dalam melaksanakan setiap tugas yang telah dipercayakan rakyat, bangsa dan negara. Saya yakin, keluarga dan seluruh rakyat Indonesia juga bangga terhadap profesionalitas TNI-nya. Hal itu harus disyukuri sekaligus menjadi cambuk bagi kita semua untuk berbuat lebih baik lagi. Oleh karena itulah, tema pokok pada kegiatan HUT ke-74 ini adalah. ‘TNI profesional kebanggaan rakyat,” kata Mayor Rosadi.

Ia menyampaikan, slaku Panglima TNI dan atas nama seluruh prajurit, PNS TNI beserta keluarga besar TNI, mengucapkan rasa hormat dan bela sungkawa yang mendalam atas gugurnya prajurit-prajurit terbaik TNI dalam melaksanakan tugas negara. Kami yang ditinggalkan akan melanjutkan tugas yang diamanahkan dan semoga keluarga dtinggalakan diberi keikhlasan dan kesabaran.

Para Perwira, Bintara dan Tamtama, serta Pegawai Negeri Sipil TNI yang saya cintai dan banggakan, sebagai alat negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks. Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang telah menjadikan konsep, dan hal ini peperangan menjadi tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial dan masuk ke berbagai dimensi,” papar Rosadi.

Menurutnya, konsep- konsep inipun mengaburkan filosofi perang konvensional dengan menggeser dimensi waktu, karena perang-perang tersebut terjadi di masa damai, ditambah lagi potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat, ancaman militer dan non militer saat ini berubah dan TNI harus siap menghadapinya.

“Hal ini telah menjadi konsep peperangan menjadi tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial dan masuk ke berbagai dimensi sebagai contoh perang cyber yang disertai perang informasi walaupun tidak menghancurkan namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat,” tutur Kasdim.

Mayor Rosadi mengungkapkan, menghadapi kompleksitas ancaman di atas, di perlukan postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Pembentukan Divisi 3 Infanteri-3/Kostrad, Koarmada III , Koopsau III dan Pasmar -3 Korps Marinir pada tanggal 11 Mei 2018, guna menghadapi trauble spot di wilayah Indonesia bagian timur dan pembentukan Komando Operasi khusus (Koopssus) TNI pada tanggal 30 Juli 2019 untuk menyelenggarakan operasi khusus guna menyelamatkan kepentingan nasional di dalam maupun di luar wilayah NKRI.

“Mari perkokoh iman dan taqwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa serta luaskan hati untuk terus beribadah. Tingkatkan solidaritasTNI, pegang teguh nilai-nilai keprajuritan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber Bhineka Tunggal Ika. Tingkatkan kewaspadaan dan profesionalitas serta kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang kian kompleks. Sikapi berbagai kemajuan dengan bijak, jadilah agen perubahan yang positif. Jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini. Demikian amanat peringatan HUT ke 74 TNI, semoga Tuhan yang Maha Kuasa, Allah Meridhoi setiap langkah pengabdian TNI,” demikian Kasdim. (Malik/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya