Mogok Kerja Karyawan PT GMGL, Akan Kembali Bekerja Setelah Tuntutannya Terpenuhi

05 October 2019 10:46
Mogok Kerja Karyawan PT GMGL, Akan Kembali Bekerja Setelah Tuntutannya Terpenuhi
Mogok kerja karyawan PT GMGL disebabkan adanya perselisihan hubungan industrial antara SRP dengan PT GMGL, berlangsung di PT GMGL PPR, Jalan Raya Romokalisari Nomot 80, Blok E Nomor 16, Romokalisari, Benowo, Kota Surabaya, Jatim. (Awin D/Trans89.com)

SURABAYA, TRANS89.COM – Aksi mogok kerja karyawan PT Graha Mitra Gita Lestarindo (GMGL) diikuti 15 orang dipimpin Akop disebabkan adanya perselisihan hubungan industrial antara Serikat Rakyat Pekerja (FSRP) dengan PT GMGL, berlangsung di PT GMGL Pusat Pergudangan Romokalisari (PPR), Jalan Raya Romokalisari Nomot 80, Blok E Nomor 16, Romokalisari, Benowo, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Jumat (4/10/2019).

Tuntutan Federasi Serikat Rakyat Pekerja (FSRP), Konfederasi Serikat Nasional (KSN) SBA, Akop mengatakan, berikan upah minimum kota (UMK) Surabaya 2019, dan hentikan kriminalisasi pengurus dan anggota Serikat Rakyat Pekerja (SRP) PT GMGL Surabaya.

“Jalankan isi nota pengawasan Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Provinsi Jatim, BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, berikan SK penetapan karyawan, hentikan diskriminasi dan intimidasi dalam berserikat. Berikan semua hak normatife ketenagakerjaan,” kata Akop.

Akop menyebut Polsek Benowo wajib transparansi dan obyektif dalam proses penyidikan kasus buruh PT GMGL.

“Pekerjakan kembali anggota SRP PT GMGL yang di PHK sepihak. Hapuskan pemotongan upah yang tidak sesuai aturan ketenagakerjaan. Κembalikan pemotongan upah pekerja harian anggota SRP PT GMGL,” sebut Akop.

Para peserta aksi mogok kerja meninggalkan PT GMGL dan akan tetap melaksanakan aksi mogok kerja hingga tuntutan mereka ditanggapi. (Awin/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya