Ketua DPRD Sulbar Akan Turun Lapangan Lihat Pembangunan Balai Labkes dan Transfusi Darah

06 October 2019 00:02
Ketua DPRD Sulbar Akan Turun Lapangan Lihat Pembangunan Balai Labkes dan Transfusi Darah
Ketua DPRD Sulbar, Hj Siti Suraidah Suhardi. (Ist)

MAMUJU, TRANS89.COM – Polemik proyek renovasi dan pengembangan bangunan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Balai Laboratorium Kesehatan (Labkes) dan Transfusi Darah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), menjadi sorotan LSM yang terus berjalan karena dianggap menyalahi regulasi.

Proyek dengan nilai pagu anggaran Rp14.338.000.000, bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Tahun 2019 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut, diperuntukkan untuk renovasi pengembangan bangunan Labkes dan Transfusi Darah bukan untuk pembangunan gedung baru.

Namun pada prosesnya, diduga kuat tidak memiliki analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dan berjalan tidak sesuai ketentuan yang diisyarakat dalam pelaksanaan pembangunan Labkesda dan Transfusi Darah Sulbar dari Kemenkes tersebut.

Diminta tanggapan via Watshapp (WA) Ketua sementara DPRD Provinsi Sulbar, Hj Siti Suraidah Suhardi enggan komentar terlalu jauh, karena dirinya belum turun reses.

“Jadi belum di tahu program-program apa saja untuk tahun 2019 ini. Saya belum bisa menanggapi, karena secara fisik saya belum pernah melihatnya,” kata Suraidah, Sabtu (5/10/2019).

Dirinya menyebutkan, apakah aset RSUD Provinsi Sulbar ke Balai Labkesda Sulbar tersebut sudah dialihkan, dihapus, atau prosesnya bagaimana dan semua itu kami belum tahu.

“Insya Allah hari Senin nanti saya akan turun melihat di mana titik lokasinya,” sebut Suraidah. (Adhy/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya