PMII Cabang Karimun Minta Usut Tuntas Kasus Penembakan Mahasiswa di Kendari

04 October 2019 01:54
PMII Cabang Karimun Minta Usut Tuntas Kasus Penembakan Mahasiswa di Kendari
Aksi PMII Cabang Karimun, berlangsung di Mapolres Karimun Jalan Ahmad Yani, Sungai Lakam Barat, Kabupaten Karimun, Kepri. (Dedy/Trans89.com)

KARIMUN, TRANS89.COM – Aksi unjuk rasa Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Karimun, diikuti sekitar 20 orang peserta aksi dan koordinator lapangan (Korlap) Hazil Eka Darma, berlangsung di Mapolres Karimun Jalan Ahmad Yani, Sungai Lakam Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (3/10/2019/2019).

Orasi Hazil Eka Darma mengatkan, hari ini kami berduka atas meninggalnya teman atau sahabat kami yang tengah melakukan aksi unjuk rasa di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), kami berduka.

“Kepada pihak Kepolisian agar tidak semena-mena menggunakan senjata dalam pengamanan aksi demonstrasi. Kami meminta pihak Kepolisian mengusut tuntas oknum pelaku penembakan rekan kami yang merupakan kader PMII,” kata Hazil.

Hazil menyampaikan tuntutan, meminta Polri mengusut tuntas pelaku penembakan terhadap mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Provinsi Sultra, dan meminta pihak kepolisian bersikap profesional dan tidak semena-mena menggunakan senjata dalam pengamanan aksi demo, karena demonstrasi adalah bagian dari demokrasi sesuai konstitusi.

“Kami meminta Kepolisian menghargai sikap mahasiswa, karena mahasiswa adalah penerus bangsa. Meminta Kapolres Karimun mendukung pengusutan, penyelidikan hingga tuntas terhadap oknum yang menembak mahasiswa di Kota Kendari, Sultra,” pinta Hazil.

Massa aksi di temui Kapolres Karimun, AKBP Yos Guntur Fauris Susanto dengan tanggapan, kami menyambut baik kedatangan adik-adik sekalian, apa yang terjadi di Sultra kami turut berempati.

“Dari tuntutan tentunya akan kami sikapi. Saya turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Mari kita percayakan kepada pihak yang berwenang, dan sampai saat ini sudah dilakukan pengusutan. Mari kita nanti kawal bersama jalannya proses hukum tersebut,” ujar Kapolres.

AKBP Yos menjelaskan, Polri sampai saat ini terus berupaya melaksanakan tugasnya secara profesional agar dapat dipercaya masyarakat.

“Kita yakini, penegakan hukum akan dilakukan dengan tidak tebang pilih. Kita berharap, persoalan ini agar dapat terungkap dan akan disampaikan kepada masyarakat. Kita tidak alergi terhadap semua gerakan, aksi damai, unjuk rasa, selama dalam koridor dan tatanan yang ada,” demikian Kapolres. (Dedy/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya