Patron Kota Tangerang Unjuk Rasa di Kantor PLN Terkait Pemasangan Kabel Tanam

04 October 2019 01:51
Patron Kota Tangerang Unjuk Rasa di Kantor PLN Terkait Pemasangan Kabel Tanam
Aksi DPC Patron Kota Tangerang di Kantor PLN Distribusi Banten Jalan Jendral Sudirman, Sukarasa, Kota Tangerang, Banten. (Andre Handrianto/Trans89.com)

TANGERANG, TRANS89.COM – Aksi unjuk rasa Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Patron Kota Tangerang diikuti sekitar 30 orang peserta aksi dipimpin Sudirja dan Syaiful Basri, di Kantor PLN Distribusi Banten Jalan Jendral Sudirman, Sukarasa, Kota Tangerang, Banten, Kamis (3/10/2019).

Massa aksi membawa Bendera Merah Putih dan Bendera Patron, spanduk dan pamflet bertuliskan, gerakan moral, lemahnya pengawasan pada kegiatan penanaman kabel tegangan tinggi, di duga banyak kegiatan yang tidak sesuai dengan ketentuan atau aturan, awas bahaya kabel tegangan tinggi. PLN harus tanggungjawab. PLN abaikan K3, kabel tegangan tinggi bahaya, ganti GM PLN, kegiatan PLN abaikan K3 listrik.

Orasi Syaiful Basri mengatakan, ini adalah aksi yang ke dua kalinya kita melaksanakan orasi disini tetntang permasalahan penanaman kabel bawah tanah tegangan tinggi yang membahayakan masyarakat, seperti kejadian di daerah Balaraja.

“Kami meminta kepada perusahaan dan PLN Distribusi Banten sebab kejadian yang sama. Kami minta agar GM Distribusi Banten segera mundur, kalau tidak mundur, biar kami yang masuk disini, kami meminta pertanggungjawaban. Disini kami membicarakan tentang perkasalahan yang ada di Kota Tangerang, belum lagi terjadi didaerah lainnya yang ada di wilayah Tangerang Raya,” kata Basri.

Orasi Abu Wildan menuturkan, hari ini kita kumpul disini sebagai aksi protes yang terjadi di daerah Balaraja pada tahun 2012. Kami kira sudah selesai, akan tetapi belum selesai.

“Makanya kami kesini untuk meminta penjelasan dari pihak PLN, agar memberikan penjelasannya kepada kami semua,” tutur Abu.

Abu menyebutkan, contoh saja, galian kabel yang terjadi dilapangan Dinas PU sudah merapikan jalan umum, tetapi malah dirusak oleh PLN, karena galian kabel bawah tanah, setelah galian selesai, bekas tanahnya dibiarkan begitu saja, sehingga merusak fasilitas umum.

“Kami memohon kepada PLN, tolong cepat benahi galian kabel tegangan tinggi yang ada di jembatan Cikokol, karena dapat membahayakan masyarakat umum, agar tidak menimbulkan korban jiwa yang tidak berdosa,” sebut Abu.

Tuntutan Sudirja menyampaikan, lemahnya pengawasan pada setiap kegiatan pelaksanaan pemasangan kabel tegangan tinggi, hal itu kami duga adanya penyimpangan dalam kegiatan pemasangan kabel tegangan tinggi.

“Terdapat dampak yang kurang baik atas pekerjan pemasangan kabel tegangan tinggi, yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” papar Sudirja. (Andre/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya