Gerakan Mahasiswa Gayo Unjuk Rasa di Kantor DPRA, Ini Tuntutannya

04 October 2019 01:44
Gerakan Mahasiswa Gayo Unjuk Rasa di Kantor DPRA, Ini Tuntutannya
Aksi Gerakan Mahasiswa Gayo di gedung DPRA, Jalan Tgk Daud Beureueh, Kuta Alam, Kota Banda Aceh. (Aljawahir/Trans89.com)

BANDA ACEH, TRANS89.COM – Aksi unjuk rasa Gerakan Mahasiswa Gayo menuntut beberapa petisi yang sudah dipelajari beberapa hari ini di gedung Dewan Perwakila Rakyat Aceh (DPRA), Jalan Tgk Daud Beureueh, Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Kamis (3/10/2019).

Aksi tersebut di ikuti puluhan mahasiswa mendapat pengawalan ketat dari ihak keamanan hingga tuntutan mereka disambut oleh wakil pimpinan DPRA Dapil 4 meliputi Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues.

Koordinator aksi, Melli Saputri mengatakan, kami menuntut beberapa hal untuk di perjuangkan oleh wakil rakyat di parlemen periode sekarang.

“Tuntut kami adalah, menuntut agar tidak membuang aspirasi keluar dari Dapil 4 seperti yang dilakukan anggota DPRA pada periode sebelumnya. Melawan Qanun (Perda) yang mendiskriminasikan suku-suku minoritas di Aceh. Menolak segala bentuk tambang. Memperjuangkan anggaran pembangunan untuk wilayah tengah (Aceh) yang selama ini masih diskriminasi oleh pemerintah provinsi. Memperjuangkan pembentukan provinsi ALA (Aceh, Lauser dan Antara,” kata Melli.

Menurutnya, kelima tuntutan ini mereka layangkan ke Anggota DPRA mewakili Dapil 4 untuk diperjuangkan serta di tuntaskan pada masa periode 2019-2024.

“Ini sebagai sebuah hadiah awal kami sampaikan kepada wakil rakyat untuk di perjuangkan wakil rakyat. Sebagaimana kita ketahui, wakil rakyat wajib memperjuangkan hak-hak rakyat yang selama ini belum terealisasi dengan baik,” imbuh Melli. (Alja/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya