Karyawan Interkraft Mogok Kerja, Tuntut Upah Standar UMR

03 October 2019 11:39
Karyawan Interkraft Mogok Kerja, Tuntut Upah Standar UMR
Aksi mogok kerja karyawan pabrik Interkraft, berlangsung di depan pabrik PT Interkraft, Jalan Raya Babat-Jombang, Kabupaten Lamongan, Jatim. (Awin D/Trans89.com)

LAMONGAN. TRANS89.COM – Aksi mogok kerja karyawan pabrik interkraft diikuti sekitar 500 orang peserta aksi dipimpin Toni, dengan tuntutan terkait ketidak jelasan sistim pengubahan di bawah upah minimum regional (UMR), berlangsung di depan pabrik PT Interkraft, Jalan Raya Babat-Jombang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim), Rabu (2/10/2019).

Sekitra pukul 08.00 Wib, seluruh karyawan PT Interkraft berkumpul di depan pabrik dan melakukan aksi mogok kerja sambil menyampaikan orasi, Toni mengatakan, upah yang saat ini kita terima tidak sesuai dengan standart UMR di Kabupaten Lamongan yaitu Rp4.500 perjamnya.

“Kita melaksanakan ijin libur karyawan sangat susah sekali, bahkan gaji kita dipotong,” kata Toni.

Massa aksi ditemui Pimpinnan Cabang PT Interkraft, Sampurno menyampaikan, masalah upah sudah diputuskan mulai hari ini bahwa upah perjamnya sebesar Rp10.000.

“Untuk masalah ijin berlibur dapat kita sesuaikan dengan keperluan masing-masing,” papar Sampurno. (Awin/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya