Aliansi BEM Sumbar Serahkan Tuntutan Persoalan Karhutla dan Petani Kepada Gubernur

03 October 2019 15:33
Aliansi BEM Sumbar Serahkan Tuntutan Persoalan Karhutla dan Petani Kepada Gubernur
Aksi BEM Sumbar terkait persoalan Karhutla dan petani, di terima oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Nasrul Abit depan Kantor Guberur Sumbar, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang. (Satria/Trans89.com)

PADANG, TRANS89.COM – Aksi unjuk rasa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatera Barat (Sumbar) diikuti sekitar 100 orang peserta aksi dipimpin Arif Zulpriansyah terkait persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan petani, berlangsung di kantor Gubernur Sumbar, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang, Rabu (2/10/2019).

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan, habisi budaya Karhutla, Gubernur kembali memanggil,

Perwakilan dari masing-masing universitas memasuki kantor Gubernur Sumbar untuk melakukan audiensi diterima Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan, sebelumnya marilah kita sama-sama berdoa untuk keselamatan masyarakat Minang yang saat ini berada di Papua.

“Bangga dengan mahasiswa yang menyampaikan aspirasi dengan tertib untuk kepentingan rakyat serta menerima dan menindaklanjuti aspirasi dari para mahasiswa,” papar Irwan.

Menurutnya, semua tuntutan yang mahasiswa tuntut kepada pemerintah daerah semuanya telah kami kerjakan.

“Saya membantah mahasiswa yang nyebut gubernur menghilang dan tidak mau menemui mhasiswa. Itu bohong, disebabkan karena saya ada kegiatan diluar di Jakarta bersama Menteri Menpan RB. Dan waktu anda aksi pada tanggal 18 September yang lalu, saya menunggu anda sampai pukul 13.00 WIB,” tutur Irwan.

Selanjutnya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Nasrul Abit menemui mahasiswa di depan Kantor Gubernur menjelaskan, mari kita semua sama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang di Wamena, Papua, agar mereka disana yang masih mengungsi diberi keselamatan dan pulang dengan sehat.

“Semua tuntutan dari adik-adik semuanya akan kami tindak anjuti ke pemerintah pusat, dan saya akan menandatangani surat tuntutan adik-adik semua,” jelas Gubernur Irwan.

Adapun tuntutan Mahasiswa, menuntut Pemprov Sumbar untuk membatasi jumlah impor komoditas pertanian dan peternakan, meningkatkan produktivitas komoditas pertanian dan peternakan, memperluas lahan pertanian dan memastikan kepemilikan laham minimal 2 hektar (ha) per petani, segera menuntaskan perbaikan irigasi dan penyediaan alsintan dan teknologi sesuai dengan kebutuhan petani, menambah jumlah dan kualitas penyuluh, menjaga stabilitas harga komoditas pertanian dan peternakan di tingkat petani dan konsumen, segera menindak oknum pedagang yang memainkan harga di pasar dan segera bertindak bersama Satgas Pangan dalam upaya stabilitas pangan, menyelesaikan Karhutla di Sumbar mulai dari pencegahan, pengendalian, dan rehabilitasi lahan pasca kebakaran, menindak tegas oknum pelaku Karhutla di Sumbar, memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakay Sumbar yang terkena dampak Karhutla. (Satria/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya