Fachrul Razi: Semua Anggota DPD RI Terpilih Punya Hak Sama Maju Pimpinan MPR RI

02 October 2019 17:34
Fachrul Razi: Semua Anggota DPD RI Terpilih Punya Hak Sama Maju Pimpinan MPR RI
Senator DPD RI asal Aceh, Fachrul Razi. (Aljawahir/Trans89.com)

JAKARTA, TRANS89.COM – Senator DPD RI asal Aceh, Fachrul Razi mengatakan, semua anggota DPD RI terpilih punya hak yang sama secara konstitusi untuk maju menjadi Pimpinan MPR RI.

“Semua anggota DPD RI terpilih 2019-2024, punya hak yg sama yang diatur dalam Tata Tertib (Tatib) DPD RI. Tidak benar Tatib DPD RI ingin menjegal seseorang. 136 anggota DPD RI boleh maju sebagai calon pimpinan MPR RI,” ungkap Fachrul Razi di gedung MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senayahn, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Senator Fachrul Razi menjelaskan, dari 136 orang anggota DPD RI terpilih adalah para negarawan merupakan tokoh-tokoh terbaik dan terpilih dari daerah masing-masing.

“Dimana logikanya, jika di daerah dipilih oleh rakyat dengan suara terbanyak, tapi ketika di DPD RI dihambat, itu melanggar Undang-Undang (UU), jelas Fachrul.

Ia mengatakan, tidak perlu ada cegal mencegal bagi anggota DPD RI yang ingin maju.

“Kita harus menghargai hak asasi politik seseorang yang secara konstitusi dilindungi dan dalam UU, dan setiap anggota boleh dipilih serta memilih sebagai calon DPD RI,” kata Fachrul.

Dirinya mengajak semua anggota DPD RI untuk bersatu, tidak perlu ada konflik lagi, semua calon agar sportif dan saling kompak.

“Kita butuh kebersamaan dan memperkuat DPD RI secara sama-sama. Setiap anggota memiliki hak berdemokrasi. Oleh karena itu, mari membangun etika demokrasi yang bermartabat, hentikan perselisihan, mari bersatu untuk DPD RI yang kuat,” jelas Fachrul.

Lanjut Fachrul, adanya calon pimpinan MPR RI dari DPD RI semua harus diakomodir.

“Mari kita dewasa dalam berdemokrasi, kita negarawan,” demikian Fachrul. (Alja/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya