Aksi Solidaritas PMII Cabang Polman Minat Usust Tuntas Kasus Penembakan Mahasiswa di Kendari

01 October 2019 18:06
Aksi Solidaritas PMII Cabang Polman Minat Usust Tuntas Kasus Penembakan Mahasiswa di Kendari
Aksi solidaritas PMII Cabang Polman, berlangsung di Sport Center Polewali Jalan Stadion dan Polres Polman, Jalan Ratulangi, Kabupaten Polman, Sulbar. (Jo Alexander/Trans89.com)

POLMAN, TRANS89.COM – Aksi solidaritas Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Polewali Mandar (Polman) diikuti sekitar 30 orang peserta aksi dipimpin Sabri, berlangsung di Sport Center Polewali Jalan Stadion, Madatte, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (30/9/2019).

Massa aksi membawa spanduk dan pamflet bertuliskan, aksi solidaritas usut tuntas kasus penembakan, mahasiswa bukan musuh Polsi, gua nyawa bukan kaleng-kaleng, mahasiswa bukan sasaran latihan tembak, entah apa yang merasukimu aparat, we are living in Republic not rape-Republic (kita hidup di Republik bukan pemerkosaan-Republik).

Massa aksi solidaritas long march menuju perempatan lapangan Pancasila Jalan Andi Depu, Pekkabata, Kabupaten Polman, kemudian membentuk lingkaran menutup sebagian badan jalan dilanjutkan dengan orasi menyampaian tuntutan dan kecaman atas penembakan terhadap mahasiswa, menyanyikan lagu gugur bunga, pembacaan puisi untuk korban penembakan sahabat Randi.

Kemudian massa aksi long march menuju Mapolres Polman dan berorasi dan teaktrikal kejadian penembakan. Orasi Sabri mengatakan, kehadiran kami disini untuk mendesak kepada Kepolisian untuk menindaklanjuti dan mencari pelaku penembakan serta menghukum dengan tegas.

“Dimana diantara korban penembakan adalah sahabat kami kader PMII, dimana Randi tertembak setelah selesai menyampaikan aspirasi,” Sabri.

Ia meminta kepada pihak Kepolisian agar dalam penanganan aksi demo tidak menggunakan senjata, dan kami mahasiswa adalah penerus bapak-bapak Kepolisian, kami adalah anak-anak kalian dan bukan sasaran tembak kalian.

“Aksi mahasiswa adalah aksi intelektual, terukur dan suara kami adalah suara rakyat. Kami bukan musuh Polisi, ayomi kami, lindungi kami, jangan kalian tembak. Selama ada PMII di muka bumi, kebenaran tidak akan pernah bungkam,” pinta Sabri.

Pembacaan selebaran, Sabri menyampaikan aksi solidaritas, melihat peristiwa dari media massa terkait gugurnya beberapa massa aksi demonstrasi yang juga merenggut nyawa salah satu kader PMII Cabang Kendari, dan tentunya sesama manusia kami turut prihatin terhadap korban jiwa dan menyayangkan tindakan yang dilakukan oknum aparat negara yang menyampingkan motto mereka yaitu melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat.

“Untuk itu, kami menggelar aksi solidaritas dengan tuntutan, mendesak Kaporli untuk segera mengusut tuntas kasus penembakaan yang terjadi di daerah. Memberikan sanksi setimpal terhadap oknum pelaku aparat yang melakukan penembakan terhadap massa aksi. Tidak memfasilitasi oknum aparat dengan senjata api pada saat melakukan pengamanaan. Menjamin keamanan, kelancaran dan keselamaatan serta tidak melakukan tindak repleksi yang bisa melukai, mencederai apalagi sampai menghilangkan nyawa sesesorang,” ujar Sabri.

Massa aksi diterima Kapolres Polman, AKBP Muh Rifai dan mengucapkan Alhamdulillah aksi hari ini berjalan baik, serta memberikan apresiasi untuk adik-adik semua.

“Adik-adik sekalian adalah adik bagi saya juga, sehingga jika ada yang mencolek adik-adik segera lapor kepada Kapolres. Saat ini sudah waktu magrib, mari kita sama-sama ke Masjid untuk melaksanakan sholat berjamaah kemudian dilanjutkan Sholat Ghoib. Segala sesuatu yang adik-adik perlukan sudah kami siapkan,” ucap Kapolres.

Selanjutnya massa aksi bersama Kapolres Polman AKBP Muh Rifai melaksanakan Sholat magrib berjamaah di Masjid Al Isbah Polres Polman kemudian dilanjutkan Sholat Ghoib di halaman Mapolres Polman dengan Imam Kapolres Polman AKBP Muh Rifai dilanjutkan Do’a bersama untuk Randi. (Jo/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya