Paripurna Pengesahan APBD Perubahan Kabupaten Pasangkayu

30 September 2019 15:50
Paripurna Pengesahan APBD Perubahan Kabupaten Pasangkayu
Rapat paripurna DPRD Pasangkayu dalam rangka pengesahan Perda APBD Perubahan Kabupaten Pasangkayu Tahun 2019, berlangsung di ruang paripurna DPRD Pasangkayu Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Radit Anggara/Trans89.com)

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Rapat paripurna DPRD Pasangkayu dalam rangka pengesahan peraturan daearh (Perda) APBD Perubahan Kabupaten Pasangkayu Tahun 2019, dipimpin Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa didampingi Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Arwi, dihadiri sekitar 60 orang, berlangsung di ruang paripurna DPRD Pasangkayu Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (30/9/2019).

Sambutan Sekda Pasangkayu, Firman mengatakan, dari hasil pembahasan APBD-P Tahun 2019, ada beberapa hal yang menjadi bahan evaluasi bagi Pemkab Pasangkayu, diantaranya pemaksimalan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui upaya intensifikasi dan ekstensifikasi seluruh sumber-sumber pendapatan, sehingga ke depan APBD Pemkab Pasangkayu bisa semakin bertambah dan mandiri, serta tidak terlalu bergantung pada anggaran pusat.

“Dalam pengeluaran anggaran belanja, kiranya selalu berpedoman pada prinsip efektif, efisien dan ekonomis. Olehnya itu, dalam pelaksanaan belanja harus tetap mengedepankan kedisiplinan terhadap pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah,” kata Firman.

Dirinya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap Anggota Dewan khususnya kepada Badan Anggaran (Banggar) Legislatif, segenap Komisi, dan segenap Fraksi yang telah bekerja secara maksimal dengan mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran guna menyelesaikan pembahasan Perda perubahan APBD Tahun 2019 dalam satu bingkai kerjasama yang baik serta dilandasi dengan rasa tanggungjawab terhadap pembangunan Kabupaten Pasangkayu yang kita cintai.

“Kami menyadari, bahwa saran dan pendapat yang disampaikan oleh Anggota Dewan semuanya dalam rangka perbaikan dan penyempurnaan Ranperda ini, agar semua kegiatan yang terprogram benar-benar dapat bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Pasangkayu dan bermanfaat dalam rangka peningkatan kinerja Pemda di masa yang akan datang,” ucap Firman.

Adapun APBD-P Kabupaten Pasangkayu Sulbar Tahun Anggaran 2019, pendapatan semula Rp831.240.807.537 bertambah Rp46.938.821.011, sehingga jumlah setelah perubahan menjadi Rp878.179.628.548. Belanja semula Rp854.616.517.771 bertambah Rp44.785.654.465, setelah perubahan jumlahnya menjadi Rp899.402.172.236.

Surplus defisit setelah perubahan mencapai Rp21.222.543.688. Pembiayaan semula Rp23.875.710.234 dan berkurang Rp2.653.166.545. (Radit/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya