Bupati Malinau Terpilih Ketua DPP PDL Sekaligus Menutup Mubes Ke-VI

30 September 2019 02:45
Bupati Malinau Terpilih Ketua DPP PDL Sekaligus Menutup Mubes Ke-VI
Penutupan Mubes ke-VI PDL tahun 2019, berlangsung di Nan Atad Ulung Buaye Jalan Ruid, Desa Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Kaltara. (Eko Prasetyo/Trans89.com)

MALINAU, TRANS89.COM – Penutupan pelaksanaan musyawarah besar (Mubes) ke-VI Persekutuan Dayak Lundayeh (PDL) tahun 2019 dengan tema. ‘SDM dan Budaya Maju, Wujudkan Daya Saing Dayak Lundayeh Dalam Bingkai NKRI’, dihadiri sekitar 400 orang pengunjung dan tamu undangan, berlangsung di Nan Atad Ulung Buaye Jalan Ruid, Desa Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu (28/9/2019) malam.

Sambutan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDL terpilih masa bakti 2019-2024 sekaligus menutup Mubes VI PDL yan juga Bupati Malinau, Yansen TP mengucapkan puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa (TYME) atas karunia dan kebaikan-Nya kita dapat berkumpul pada malam hari ini dalam rangka penutupan Mubes ke VI PDL 2019, sekaligus menyaksikan pengukuhan pengurus hasil Mubes untuk DPP PDL serta pengukuhan pengurus lembaga adat PDL Kaltara.

“Apa yang telah kita lakukan pada hari ini rangkaian acara Mubes yang telah berakhir pada malam hari ini, semakin menandai perjalanan panjang kita dalam semangat kedewasaan kita sebagai bagian dari masyarakat bangsa. Harap kita pahami bersama, bahwa apa yang kita lakukan menurut pandangan kita adalah hal yang biasa. Tapi saya ingin mengingatkan kita, bahwa kita adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Yansen.

Menurutnya, pada tahun 2014 yang lalu, kita telah melaksanakan Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) sebagai konsekuensi dari terbentuknya Provinsi Kaltara sebagai provinsi termuda di Indonesia, sehingga konsekuensi dari nama PDL Kaltim diubah menjadi PDL dengan sebutan Ikatan Kepemimpinannya (IK) DPP untuk nasional, Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) untuk provinsi, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk kabupaten dan seterusnya sampai dengan desa.

“Dalam Mubes ke VI ini, kita telah memutuskan beberapa keputusan yang sangat penting dalam perjalanan masyarakat Lundayeh kedepan, yaitu kita telah memutuskan dibentuknya lembaga adat untuk provinsi dan pada Mubes ini terbentuk untuk Provinsi Kaltara. Terbentuknya hukum adat perkawinan Dayak Lundayeh dalam tata cara pemberian purut,” tutur Yansen.

Yansen mengatakan, ada beberapa hal yang tercatat menjadi keputusan, dan harapan kami segera disosialisasikan oleh persekutuan dan juga oleh lembaga adat ke seluruh desa-desa supaya ada pemahaman yang sama, jangan lagi simpang siur informasi ini

“Keputusannya segera diterbitkan dan sebarluaskan kepada seluruh masyarakat Lundayeh disertai dengan sosialisasi. Ini merupakan keputusan yang sangat penting dalam perjalanan masyarakat Lundayeh. Dengan mengucap puji syukur kepada TYME, acara Mubes Ke VI PDL tahun 2019 saya nyatakan dengan resmi ditutup,” demikian Yansen.

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Malinau Topan Amrullah, Sekda Malinau Ernes Silvanus, Ketua DPRD Malinau Wempi W Mawa, Dandim 0910/Malinau Letkol Inf Nopid Arif, Kapolres Malinau AKBP Bestari Hanoman, Ketua Umum Mubes VI PDL Tomy Labo, para Kepala SKPD lingkup Kabupaten Malinau, perwakilan Yonif 614/Rjp Lettu Inf Dona Erlambang, Ketua Adat Dayak Lundayeh Malinau Paulus Belapang, perwakilan Dayak Lundayeh se-Kaltara. (Eko/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya