Aliansi Mahasiswa Doktor Seluruh Indonesia Aksi Depan Istana, Ini Tuntutannya

17 September 2019 15:34
Aliansi Mahasiswa Doktor Seluruh Indonesia Aksi Depan Istana, Ini Tuntutannya
Aksi Aliansi Mahasiswa Doktor Seluruh Indonesia (AMDSI) di Taman Pandang depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat. (Bagus Prasetyo/Trans89.com)

JAKARTA, TRANS89.COM – Aliansi Mahasiswa Doktor Seluruh Indonesia (AMDSI) menggelar aksi unjuk rasa diikuti sekitar 60 orang dipimpin Jasril di Taman Pandang depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019).

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan, seleksi Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPPDN) tidak transparan, calon Doktor heran malah jadi korban. Pak Presiden, Pak Menteri, S3 itu berat, mana beasiswa kami, biarkan kami jadi Doktor berkualitas. Pak Jokowi jangan biarkan kuliah S3 kami berhenti. BPPDN menzalimi bukan memberi solusi. Berilah beasiswabon going untuk kami korban BPPDN 2019. Pak Presiden dan Pak Menristekdikti bantu kami jadi Doktor, kami bantu negara jadi macan pendidikan di Asia, bukan jadi kucing Asia. Niat mencerdaskan kehidupan bangsa malah terjerat biaya, jangan biarkan kami pulang menanggung hutang. Evaluasi beasiswa BPPDN, kami korban.

Orasi Fitri menyampaikan, kami Dosen dari seluruh Indonesia sampai sekarang kami tidak pernah menerima bantuan pendidikan.

“Kami sebagai Dosen untuk memajukan bangsa ini, maka dengan ini kami minta kepada bapak membuka hatinya untuk memberikan bantuan kepada kami Aliansi Mahasiswa Doktor Seluruh Indonesia. Seluruh mahasiswa Doktor memiliki hak yang sama untuk mendapatkan bantuan pendidikan dari pemerintah,” papar Fitri.

Perwakilan dari Universitas Indoensia (UI), mengatakan kami disini untuk memberikan informasi kepada Presiden.

“Kami Doktor 2018 tidak pernah menerima bantuan beasiswa dan penambahan kuota 2018. Menteri bapak dimana kinerjanya, angkatan 2018 jangan dilupakan. Kami menuntut bantuan pendidikan untuk mahasiswa Doktor Angkatan 2018,” katanya.

Tiga orang perwakilan massa aksi mengantar surat kebagian persuratan Sekretariat Negara (Setneg). (Bagus/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya