Pembangunan SDN 027 Takatidung Terhenti Sementara, Ini Alasan Ahli Waris 

12 September 2019 00:42
Pembangunan SDN 027 Takatidung Terhenti Sementara, Ini Alasan Ahli Waris 
MEMAGARI. Salah satu ahli waris dari pemilik tanah yang ditempati SDN 027 Takatidung memagari halaman belakan dan melarang sementara pihak kontraktor melakukan aktivitas pemasukan material untuk pembangunan gedung baru sekolah.
POLEWALI MANDAR, TRANS89.COM – Proses pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 027 Takatidung, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Propinsi Sulawesi Barat, dihentikan sementara waktu. Pasalnya, ahli waris dari lahan atas nama H. Andi Sipakkari, Andi Aco Sipakkari menginginkan kejelasan ganti rugi dari Pemda.
“Saya klaim lahan yang ditempati sekolah SDN 027 Takatidung tersebut adalah milik orang tua kami. Yang kami tau selama ini masih berstatus dipinjam kan ke Pemda. Dan kalaupun akan dibangun berlantai dua. Kami menginginkan kejelasan penyelesaian ganti ruginya dulu,” sebut Andi Aco, saat ditemui dikediamannya di jalan Andi Latanratu Takatidung, Rabu (11/09/2019).
Menurutnya, bukan tampa alasan untuk menghentikan proses pembangunan SDN 027 Takatidung. Hingga saat ini bukti atau surat peminjaman lahan dari Almarhum orang tua almarhum Andi Sipakkari masih ada ditangan anaknya.
“Untuk sementara kami pihak dari ahli waris menghentikan sementara aktivitas memasukkan material dari pihak kontraktor yang rencana pembangunan sekolah. Bukan melarang membongkar, tidak ada hak saya melarang membongkar sekolah. Kami masih pegang bukti surat peminjaman yang tertuliskan atas nama orang tua kami Andi Sipakkari meminjam sebidang lahan untuk pembangunan sekolah kepada Pemda di tahun 1984 yang asli,” jelas Andi Aco.
Ia menjelaskan, pemberhentian sementara proses memasukan material rencana pembangunan sekolah, sebelumnya sudah di sampaikan kepihak kepala sekolah dan pihak pemerintah di kelurahan, hingga ada kejelasan ganti rugi. Tapi nampaknya tidak diindahkan, dibuktikan dengan ada pemasokan material di halaman belakan sekolah.
Adapun isu yang santer jika ahli waris melarang anak-anak untuk melakukan proses belajar itu tidak betul. Yang ada pihak sekolah lah yang sebelumnya memindahkan anak sekolah ke SMP Negeri 6 yang tidak jauh dari sekolah untuk tetap belajar, dikarenakan akan ada proses pembangunan baru berlantai dua untuk SDN 027 Takatidung.
“Melarang anak sekolah untuk belajar di sekolah itu tidaklah benar. Pihak sekolah ko yang memindahkan anak-anak untuk belajar di SMP samping sekolah. Karena bangunan sekolah itu mau di rombak total untuk di banguni bangunan lantai dua,” klarifikasi Andi Aco Sipakkari.
Sementara ini, berita diturunkan di SDN 027 tidak ada aktivitas proses pembangunan. Yang ada hanya material di halaman belakan sekolah yang di pagari pihak ahli waris bertuliskan spanduk kecil ‘Tanah Ini Milik Andi Sipakkari’. (/ndi)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya