Aliansi Mahasiswa Peduli KPK Semarang Aksi di Bundaran Air Mancur, Setuju Revisi UU KPK

11 September 2019 10:30
Aliansi Mahasiswa Peduli KPK Semarang Aksi di Bundaran Air Mancur, Setuju Revisi UU KPK
Aksi Aliansi Mahasiswa Peduli (AMP) KPK Semarang, berlangsung di Bundaran Air Mancur Jalan Pahlawan, Pleburan, Semarang Selatan, Kota Semarang, Jateng. (Muhammad Husni Thamrin/Trans89.com)

SEMARANG, TRANS89.COM – Bertempat di Bundaran Air Mancur Jalan Pahlawan, Pleburan, Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), berlangsung aksi unjuk rasa dari Aliansi Mahasiswa Peduli (AMP) KPK Semarang, Selasa (10/9/2019).

Aksi tersebut mengangkat tema, ‘aksi dukungan kepada DPR RI untuk segera membahas dan mengesahkan RUU (Rancangan Undang-Undang) KPK serta mendukung Presiden Republik Indonesia untuk membersihkan KPK dari kelompok radikal anti Pancasila,’ diikuti sekitar 18 orang peserta aksi dan koordiantor lapangan (Korlap) Ahmad Ali Zainul Sofan.

Massa aksi membawa spanduk dan poster bertuliskan, setiap lembaga negara harus diatur oleh UU, KPK adalah kita, kita mendukung revisi UU KPK, kuatkan Pansel (panitia seleksi) KPK, save KPK, KPK bukan Malaikat, kami mendukung revisi UU.

Massa aksi membagikan press release kepada pengguna jalan dengan isi tertulis, ‘penguatan fungsi KPK adalah hal yang sangat penting demi terwujudnya zero corruption dari pemerintah pusat hingga daerah. Revisi UU KPK perlu dilakukan agar KPK dapat bekerja dengan independsi dan bebas dari intervensi pihak maupun oknum manapun’.

‘Pengawasan terhadap KPK juga dibutuhkan, karena hasil audit BPK terhadap KPK dinyatakan hasil wajar dengan pengecualian. Oleh karena itu, dibutuhkan keseriusan kuat untuk membenahi KPK agar tetap menjadi lembaga yang terdepan dalam pemberantasan korupsi’.

‘Terlihat salah satu contoh kasus penyadapan tidak memiliki aturan yang jelas, sehingga terlihat jelas penyadapan ini melanggar hak privasi seseorang, juga hal yang sama terkait dengan OTT (operasi tangkap tangan) yang kenyataannya selalu berbeda dengan yang dimaksud oleh UU’.

‘Berkaitan dengan hal tersebut, maka kami Alinnsi Mahasiswa Peduli KPK Semarang mendukung kepada DPR RI untuk segera membahas dan menyelesaikan RUU KPK, dan mendukung upaya Presiden RI untuk membersihkan KPK dari kelompok radikal anti Pancasila’.

Orasi Ahmad Ali Zainul Sofan membacakan tuntutan, mendukung DPR RI untuk segera mengesahkan dan menyelesaikan RUU KPK.

“KPK bukan Malaikat, sebagai mahasiswa mendukung KPK untuk tetap bekerja sesuai aturan yang ada dan tidak ada intervensi dari kelompok-kelompok asing manapun. Sebagai agen of social control, kami mengajak seluruh kaum akademisi dari mahasiswa, dosen, pengamat dan lain-lain agar tidak melakukan gerakan yang dapat mengganggu stabilitas negara dan kinerja DPR dalam mengesahkan UU,” ujar Ali. (Husni/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya