Pelantikan Pengurus IPSI Kota Tegal, Walikota: Ingin Anak-Anak Mencintai Budaya Nenek Moyang Yakni Pencak Silat

08 September 2019 00:54
Pelantikan Pengurus IPSI Kota Tegal, Walikota: Ingin Anak-Anak Mencintai Budaya Nenek Moyang Yakni Pencak Silat
Pelantikan pengurus IPSI Kota Tegal, berlangsung di Pendopo Ki Gede Sebayu Balaikota Tegal, Jalan Ki Gede Sebayu, Mangkukusuman, Tegal Timur, Kota Tegal, Jateng. (Muhammad Husni Thamrin/Trans89.com)

TEGAL, TRANS89.COM – Bertempat di Pendopo Ki Gede Sebayu Balaikota Tegal, Jalan Ki Gede Sebayu, Mangkukusuman, Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah (Jateng), berlangsung pelantikan pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tegal, dihadiri 150 orang peserta, Sabtu (7/9/2019).

Hadir dikegiatan tersebut, Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, Ketua DPRD Kota Tegal Edy Suripno, Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Richard Arnold Yeheskel Sangari, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Ansori Faqih, Ketua Pengrurus Provinsi (Pengprov) IPSI Jateng Harry Nuryanto Soediro, Pengurus IPSI Kota Tegal A Firdaus Muhtadi, Pengurus IPSI Kota Tegal Kadarisman, Ketua Koni Kota Tegal Supardi, jajaran Opd terkait Kota Tegal, Perwakilan Perguruan Silat seluruh Kota Tegal.

Sambutan Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan kasih sayangnya kepada kita semua, sehingga kita dapat hadir di Pendopo Ki Gede Sebayu dalam rangka untuk mengikuti pelantikan pengurus IPSI Kota Tegal periode 2019 – 2023.

“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus IPSI yang hari ini dilantik, serta tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada pengurus lama, karena IPSI selama ini telah menjalankan tugas dengan baik, sehingga bisa diteruskan. Bagi pengurus baru bisa melakukan inovasi untuk pengembangan cabang olahraga (Cabor) Pencak Silat di Kota Tegal,” ucap Dedy.

Menurutnya, pembinaan olahraga Pencak Silat di Indonesia akhir – akhir ini menunjukkan pola pembinaan yang sangat baik. Hal ini ditunjukkan dengan prestasi atlet Indonesia di tingkat internasional, baik pada even resmi maupun kejuaraan terbuka menunjukkan prestasi yang membanggakan dan sekaligus mengharumkan negara Indonesia.

“Dari Cabor Pencak Silat telah lampaui target. Tim Pencak Silat di Asean Games meraih 7 medali emas. Hal ini semestinya menginspirasi bagi pembinaan Pencak Silat di daerah. Ini tentu menjadi tugas yang berat bagi pengurus IPSI Kota Tegal yang baru dilantik, bagaimana agar lahir Pesilat terbaik dari kota bahari ini. Untuk membangun impian ini, semuanya tidak bisa terlepas dari dukungan paguron (padepokan silat) yang ada di Kota Tegal agar secara intensif melatih serta membina Pesilatnya,” tutur Dedy.

Ia menjelaskan, pengurus IPSI baru harus bisa membina pelatih terbaik dan bisa membidik atlet calon juara. Tentu ini perlu kerja keras, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal mengucapkan terimakasih jika ketua atau pimpinan perguruan yang ada di Kota Tegal bisa membantu pengurus IPSI.

“Saya ingin di tempat paguron bisa melahirkan anak – anak yang mencintai budaya nenek moyang, mencintai Pencak Silat. Oleh karenanya, pengurus yang hari ini dilantik, harus bisa membawa misi ini. Kepada seluruh atlet silat harus bisa terus ditingkatkan prestasi dan kemampuan, serta harapan yang setinggi – tingginya agar menjadi pesilat yang bisa membanggakan,” jelas dedy.

Dirinya menyebutkan, tugas pengurus IPSI baru amat berat, bagaimana seluruh perguruan bisa merekrut pendekar Pencak Silat menjadi tempat mendidik generasi yang lebih membanggakan dan berkarakter, generasi muda yang berakhlakul karimah, sehingga ke depan bisa memegang tongkat pembangunan. Pencak Silat bukan hanya dilestarikan, tetapi juga bisa menjadi ajang prestasi bagi generasi muda. Pencat Silat menjadi salah satu Cabor di Kota Tegal yang bisa berpretasi.

“Kita memiliki atlet Pencak Silat yang bagus prestasinya, Atifa fismawati adalah salah satu atlet Pencak Silat Indonesia asal Tegal, tepatnya kelahiran Debong Kidul yang membawa harum nama bangsa Indonesia dalam ajang Asean School Games di Grand Rama Sinta Ballroom Hotel Patra Semarang beberapa waktu lalu. Atifa Fismawati sukses membawa pulang emas dari cabang Pencak Silat di kelas Putri (51-55 kg). Dibawahnya, ada Mohammad Muslim Sya’bani, siswa IX SMP Negeri 11 meraih juara II Popda, tahun 2017. Juara 1 ONS Tegal, juara II Kapolres Cup, juara 1 SH Cup, juara II Popda se-eks Karesiden Pekalongan, juara II YKTC dan juara I TMC. Mohammad Muslim Sya’bani harus terus di pacu agar prestasinya meningkat. Artinya, bahwa Kota Tegal ini memiliki kans untuk terus berprestasi di cabang Pencak Silat, di ajang internasional maupun nasional, yang penting pembinaannya berjenjang, yang penting kita mau bekerja keras dan sungguh – sungguh untuk meneruskan perjuangan memajukan Cabor Silat,” sebut Dedy.

Dedy menyampaikan, semua ini akan bisa diwujudkan berkat dukungan dan kerjasama yang baik dari semua pihak, dirinya juga yakin bahwa olahraga Pencak Silat bisa berprestasi. Sebagai langkah awal, mulailah dari gelaran rapat kerja (Raker) untuk memperkuat organisasi dan konsolidasi bagi pengurus baru. Susun program kerja yang akan dijalankan kedepan.

“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus IPSI Kota Tegal periode 2019 – 2023, semoga tetap sukses dengan perjuangannya di dalam peningkatan prestasi dan peningkatan minat masyarakat untuk berolahraga Silat kedepannya. Melalui olahraga Silat, kita kuatkan lagi olahraga prestasi untuk menuju pentas nasional maupun internasional. Jayalah olahraga Kota Tegal, majulah Pencak Silat Indonesia,” demikian Dedy. (Husni/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya