FORWAPTI dan Mahasiswa Pelita Bangsa Tuntut Usut Tuntas Dugaan Mafia Tanah di Bekasi

06 September 2019 14:14
FORWAPTI dan Mahasiswa Pelita Bangsa Tuntut Usut Tuntas Dugaan Mafia Tanah di Bekasi
Aksi Forum Warga Pilar Tertindas (FORWAPTI) dan Mahasiswa Pelita Bangsa aksi di bundaran pintu selatan Kantor Pemda Jalan Kompleks Pemda, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jabar. (Bagus Prasetyo/Trans89.com)

JAKARTA, TRANS89.COM – Bertempat di bundaran pintu selatan Kantor Pemda Jalan Kompleks Pemda, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), berlangsung aksi unjuk rasa dari yang mengatasnamakan Forum Warga Pilar Tertindas (FORWAPTI) dan Mahasiswa Pelita Bangsa sekitar 70 orang peserta aksi dipimpin Maskuri dan Jay, Kamis (5/9/2019.

Massa aksi membawa spanduk dan poster bertiliskan, ini tanah warga bukan tanah mafia, stop perampasan tanah kami, tolak eksekusi tanah Pilar, putusan Pengadilan Tinggi (PT) Bandung nomor 372/pdt/2005/pt Bdg.Jo, eksekusi mati pelanggar hak azasi, usut tuntas mafia tanah. Save Pilar, kami akan mempertahankan tanah kami sampai mati.

Tuntutan massa aksi, Maskuri meminta kepada DRRD Kabupaten Bekasi terpilih untuk membela dan melakukan penolakan eksekusi bangunan warga di Kampung Pilar Gang (Gg) Sate Bunga Mekar RT01 dan 02/RW 01, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi oleh Pengadilan Negeri (PN) Cikarang Kabupaten Bekasi.

“Kami meminta Kepada DPRD Kabupaten Bekasi untuk melakukan jajak pendapat dan mampu turun mendatangi warga Kampung Pilar,” pinta Maskuri.

Massa aksi berusaha masuk area lingkungan Pemda Kabupaten Bekasi dan memaksa aksi dari mahasiswa menyikut perut salah satu aparat Kepolisian, sehingga terjadi keributan dan aksi dorong mendorong.

Tidak lama kemudian, massa aksi membubarkan diri. (Bagus/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya