Menkopolhukam, Panglima TNI dan Kapolri Berkunjung ke Sorong Bawa Pesan Presiden

23 August 2019 03:35
Menkopolhukam, Panglima TNI dan Kapolri Berkunjung ke Sorong Bawa Pesan Presiden
Menkopolhukan, Panglima TNI dan Kapolri sampaikan pesan Presiden RI untuk masyarakat Papua dan Papua Barat berlangung di Hotel Swissbell Jalan Jenderal Sudirman, Malawei, Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat. (Erizal Syahputra/Trans89.com)

SORONG, TRANS89.COM – Menkopolhukam Jenderal (Pur) Wiranto, bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol M Tito Karnavian, tiba di Bandara Edward Domino Esok Sorong dan langsung menuju Hotel Swissbell Jalan Jenderal Sudirman, Malawei, Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat, untuk melaksanakan pertemuan dengan Forkopimda Provinsi Papua Barat dan para tokoh agama, pemuda, adat, masyarakat serta mahasiswa, Kamis (22/8/2019).

Kegiatan diawali dengan penyampaian situasi terkini oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang dilanjutkan dengan penyampaian oleh Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak, dimana situasi saat ini di Manokwari dan Sorong sudah mulai kondusif dengan dilaksanakan rapat dengan jajaran Forkopimda, tokoh agama, adat dan mahasiswa, serta sudah sepakat untuk menjaga keamann dan ketertiban.

“Sedangkan kejadian di Fak-Fak, dipicu karena adanya pengibaran bendera Bintang Kejora oleh kelompok kelompok tertentu dan pembakaran pasar, sehingga menimbulkan bentrok dengan kelompok barisan Merah Putih yang dibalas dengan pembakaran kantor adat, karena sebagai markas para kelompok tertentu, namun situasi saat ini di Fak-Fak sudah mulai kondusif,” ucap Kapolda Brigjen Pol Herry.

Adapun tujuan kunjungan Menkopolhukam, Panglima TNI dan Kapolri ke Papua Barat dalam rangka menyampaikan pesan Presiden RI kepada masyarakat Papua dan Papua Barat yaitu mengajak untuk saling memaafkan serta kumandangakan salam persaudaraan dan salam perdamaian.

“Papua dan Papua Barat bukan anak tiri, tetapi adalah anak emas dengan diprioritaskan dalam pembangunan infastruktur dan pesetaraan harga seperti di Jawa, bahkan anggaran APBN lebih besar dari provinsi lain. Kejadian kemarin merupakan kejadian yang dilakukan oknum tertentu yang ingin memecah belah bangsa,” tegas Wiranto.

Menurutnya, dengan adanya kejadian tesebut, kita mendapat pelajaran yaitu kedepan kita agar saling menghargai, saling menjaga komunikasi, merawat Kebhinekaan dan keberagaman ini.

“Mari saling memaafkan dan berfikir tentang masa depan serta duduk bersama untuk segera menyelesaikan permasalahan ini, dan siapapun yang melanggar hukum pasti nanti akan dikenakan sangsi hukum,” ujar Wiranto.

Setelah kegiatan di Sorong selesai, rombongan bertolak menuju Hotel Swissbell Manokwari untuk melaksanakan pertemuan dengan tokoh masyarakat, agama, adat, ulama dan tokoh pemuda dan mahasiswa yaitu dalam rangka menyampaikan pesan Presiden RI seperti yang disampaikan saat kunjungan di Sorong.

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan langsung menuju Bandara Rendani Manokwari kemudian bertolak ke Jakarta. (Erizal/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya