Anggota DPRD Kota Semarang Dilantik, AMS Aksi Diluar Gedung

15 August 2019 04:18
Anggota DPRD Kota Semarang Dilantik, AMS Aksi Diluar Gedung
Aksi Aliansi Mahasiswa Semarang (ASM) di depan kantor Balaikota Semarang Jalan Pemuda, Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jateng. (Muhammad Husni Thamrin/Trans89.com)

SEMARANG, TRABS89.COM – Sebanyak 50 anggota DPRD terpilih Kota Semarang dilantik di Ruang Paripurna DPRD, dimana kantor tersebut satu kompleks dengan Kantor Balai Kota Semarang, Jalan Pemuda, Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Namun didepan pintu gerbang Balai Kota Semarang berlangsung aksi unjuk rasa dari Aliansi Mahasiswa Semarang (AMS), diikuti sekitar 40 orang peserta aksi dan koordinator lapangan (Korlap) Azizi Anas, Rabu (14/8/2019).

Peserta aksi terdiri dari beberapa elemen mahasiswa, yakni SAPMA (Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila) Kota Semarang. PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia). Forum Perempuan. KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Islam) Kota Semarang. HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Kota Semarang. Perwakilan BEM Undip (Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro) Semarang. Perwakilan BEM Untag (Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas 17Agustus 1945) Semarang.

Massa aksi membentangkan spanduk dan poster bertuliskan, Aliansi Mahasiswa Semarang tolak politisasi busuk, kalian dipilih bukan di lotre. berfikir/hilang bergerak atau tersingkir, wakil rakyat bukan wakil penikmat uang rakyat, Badan Kehormatan (BK) bukan Macan Ompong, wakil rakyat gak boleh busuk nanti gak boleh masuk, badan rapi dan berdasi tapi rakyat butuh bukti, apakah selamanya politik itu kejam, rakyat iku bosmu bukan babumu, wakil rakyat pejabat atau penjahat.

Dalam aksi tersebut, selain berorasi, juga membagikan press release yang berjudul ‘AMS tolak politisi busuk’, yang didalamnya berisi 6 poin tuntutan kepada DPRD Kota Semarang, yakni menolak segala macam tindakan korupsi, menolak segala bentuk penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi, Dewan harus bebas dari narkoba dan menjaga moralitas sebagai marwah wakil rakyat, harus amanah dalam menjalankan tugas dan fungsinya, lebih inovatif dalam tataran pembuatan peraturan, melibatkan unsur keperempuanan dalam tataran pengambilan kebijakan dan mengawal RUU-PKS (Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual).

Orasi Azizi Anas mengatakan, para anggota DPRD yang hari ini dilantik yang sampai saat ini masih kita hormati dan semoga sampai besok masih akan tetap mampu menjaga kehormatannya, dan kami mahasiswa akan tetap turun seperti ini apabila ternyata besok kalian tidak dapat menjaga amanah yang diberikan oleh rakyat.

“Kalian anggota Dewan jangan hanya bisa membela kepentingan pejabat, sedangkan banyak permasalahan dalam masyarakat. Sebagaimana yang kita lihat, penyimpangan perilaku seksual menjadi permasalahan yang semakin mengkhawatirkan. LGBT semakin merajalela. Namun seakan tidak ada aksi sama sekali dari pemerintah untuk mengatasinya,” kata Azizi.

Ia mengungkapkan, anggota Dewan jangan bermain main dengan narkoba, karena membuat mereka akan terlupa dengan janji dan kewajibannya. Selain memalukan dan mengkhianati rakyat, narkoba juga termasuk sumber dari berbagai permasalahan yang terjadi, diantaranya korupsi.

“Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Semarang yang tergolong baru didirikan, namun sudah menangani banyak kasus dan seakan terus meningkat setiap tahunnya. Dan banyak diantaranya yang berperkara di pengadilan tersebut adalah anggota Dewan. Kalian harus berhati-hati. Jangan sekali-sekali mengkhianati rakyat,” ungkap Azizi.

Peserta aksi ditemui 5 orang anggota DPRD Kota Semarang yang baru dilantik, yaitu Kadarlusman dari PDI Perjuangan Ketua (sementara) DPRD Kota Semarang, Joko Santoso, Mualim dan Herlambang ketiganya dari Partai Gerindra, Wiwin Subiono dari Partai Demokrat.

Dalam kesempatan tersebut AMS menyodorkan petisi yang intinya berisi tuntutan bagi DPRD untuk menjaga integritas moral, yang selanjutnya ditandatangi oleh perwakilan anggota dewan baru dilantik. (Husni/Nis)

Berikut daftar nama ke-50 anggota DPRD Kota Semarang, periode 2019-2014:

PDIP (19)
1. Supriyadi
2. Trifena Weyatin Soehendro
3. Novi Sukmawati Ayuningrum
4. Dyah Ratna Harimurti
5. Hanik Khoiru Solikah
6. Rahmulyo Adiwibowo
7. Meidiana Kuswara
8. Adi Subkhan Ifana
9. Lely Purwandari
10. Bambang Sri Wibowo
11. Dibyo Sutiman
12. Djoko Riyanto
13. Nungki Sundari
14. Giyanto
15. Kadarlusman
16. R Yuwanto
17. Rukiyanto
18. Joko Susilo
19. Fajar Rinawan

Gerindra (6 kursi)
1. Joko Santoso
2. Nunung Sriyanto
3. Herlambang Prabowo
4. Hermawan Sulis Sunarko
5. Mualim
6. Abdul Majid

Demokrat (6 kursi)
1. Swati Aswagati
2. Sugi Hartono
3. Danur Rispriyanto
4. Suciati
5. Wiwin Subiyono
6. Wahyoe Winarto

PKS (6 kursi)
1. Abdul Wahab
2. Aifin Almufti
3. Jauhar Awaludin
4. Muhammad Afif
5. Suharsono
6. Johan Rifai

PKB (4 kursi)
1. Sodri
2. Rohaini
3. Febri Soemarmo
4. Juan Rama

Golkar (3 kursi)
1. Wisnu Pudjonggo
2. Anang Budi Utomo
3. Erry Sadewo

Nasdem (2 kursi)
1. Budiharto
2. Suryanto

PAN (2 kursi)
1. Umi Surotud Diniyah
2. Wachid Nurmiyanto

PSI (2 kursi)
1. Melly Pangestu
2. Benediktus Narendra Keswara

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya