GOPK Tuntut Diskualifikasi Oknum Calon Terpilih DPRD Sumsel Diduga Melanggar Administrasi Pemilu

13 August 2019 14:04
GOPK Tuntut Diskualifikasi Oknum Calon Terpilih DPRD Sumsel Diduga Melanggar Administrasi Pemilu
Aksi Gabungan Ormas Penegak Keadilan (GOPK) depan Kantor KPU Sumatera Selatan (Sumsel) di Jalan Pangeran Ratu, Jakabaring, Kota Palembang. (Hendra Setiawan/Trans89.com)

PALEMBANG, TRANS89.COM – Aksi unjuk rasa dari Gabungan Ormas Penegak Keadilan (GOPK) di depan Kantor KPU Sumatera Selatan (Sumsel) di Jalan Pangeran Ratu, Jakabaring, Kota Palembang, diikuti 20 orang peserta aksi dipimpin Mukri dan Syahreza Fahlevi, Senin (12/8/2019).

Tuntutan massa aksi, Mendesak KPU Provinsi Sumsel agar mendiskualifikasi oknum calon terpilih anggota DPRD Sumsel dari Partai Hanura Dapil 7 karena diduga melakukan pelanggaran Administarsi Pemilu. Meminta KPU menunda pengesahan saudara alfarinzi merupakan staf kusus Gubernur yang terpilih sebagai anggota dewan di Pemilu 2019.

Tanggapan Kabag Hukum KPU Sumsel, Abdullah mengatakan saat ini Komisioner KPU Sumsel tidak ada ditempat, maka dirinya sebagai Kabag Hukum di beri wewenang untuk menanggapi tuntutan para pengunjuk rasa.

“Siang ini kedatangan para bapak-bapak penuntut keadilan dengan adanya pelanggaran administrasi pada Pemilu calon legislatif (Caleg) di Sumsel, kami akan menindak lanjuti laporan dari rekan-rekan semua,” kata Abdullah. (Hendra/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya