Kandaskan Persija, PSM Juara Piala Indonesia

06 August 2019 23:43
Kandaskan Persija, PSM Juara Piala Indonesia
PSM resmi jadi juara Piala Indonesia 2018/2019 setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-0 pada leg kedua babak final Piala Indonesia di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulsel. (Istimewa)

MAKASSAR, TRANS89.COM – Dahaga gelar juara PSM Makassar selama 19 tahun akhirnya berakhir sudah. PSM resmi jadi juara Piala Indonesia 2018/2019 setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-0 pada leg kedua babak final Piala Indonesia di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) Selasa (6/8/2019).

Kemenangan dua gol tanpa balas itu membawa tim Juku Eja unggul dengan agregat 2-1 atas tim Macan Kemayoran. Dua gol PSM di hadapan puluhan ribu suporternya tersebut dipersembahkan melalui sundulan Aaron Evans pada menit ke-3 dan Zulham Zamrun pada menit ke-50.

Pada awal babak pertama, PSM langsung menggebrak. Usaha tersebut langsung berbuah gol cepat untuk tuan rumah pada menit ke-3. Bermula dari tendangan penjuru yang diambil Wiljan Pluim, Aaron Evans yang lepas dari pengawalan pemain belakang Persija menyundul bola dan langsung mengoyak jala gawang Persija yang dikawal Andritany Ardhiyasa, skorpun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan sementara PSM.

Setelah unggul dan menyamakan agregat gol, PSM tak mengendurkan serangannya, terbukti pada menit ke-6, peluang emas kembali didapatkan PSM. M Rahmat dijatuhkan oleh pemain belakang Persija, hanya saja tendangan bebas yang diambil Wiljan Pluim masih dapat diamankan penjaga gawang Persija Andritany.

Memasuki menit ke-10, giliran Ferdinand Sinaga yang mengancam gawang Persija. Hanya saja sepakannya masih terlampau lemah dan ditangkap dengan sigap Andritany.

Persija sendiri bukannya tanpa peluang. Menit ke-14, tim Macan Kemayoran mendapatkan hadiah tendangan bebas pada posisi ideal di depan pertahanan PSM. Namun Bruno Matos yang menjadi algojo tak mampu memanfaatkan peluang tersebut dengan baik. Tendangannya masih melambung diatas mistar gawang PSM yang dikawal Rivky Mokodompit.

Sialnya, setelah itu, penyerang PSM, Guy Junior harus ditarik keluar akibat menderita cedera. Guy bahkan harus ditandu keluar lapangan dan selanjutnya dinaikkan ke ambulans menuju rumah sakit untuk pemeriksaan selanjutnya. Posisi Guy pun digantikan Zulham Zamrun.

Sejak menit ke-30, laga berlangsung dalam tensi tinggi. Permainan keras dipertontonkan kedua kesebelasan. Alhasil, penyerang Persija, Sandi Darman Sute harus diganjar kartu merah oleh wasit Fariq Hitaba setelah menerima akumulasi kartu kuning.

Bermain dengan 10 pemain, Persija tetap berupaya mengimbangi PSM. Beberapa kali Ismed Sofyan cs mendapatkan hadiah tendangan bebas disekitar area pertahanan PSM. Hanya saja, Riko Simanjuntak dan Bruno Matos yang bergantian menjadi algojo tak mampu memanfaatkan peluang tersebut dengan baik.

Pada injury time, PSM nyaris menggandakan keunggulan. Sayangnya, aksi solo Ferdinand Sinaga yang diakhiri dengan sepakan indah masih membentur mistar gawang sebelah kanan Persija.

Meski PSM terus melakukan serangan yang bertubi-tubi dipenghujung babak pertama, tak ada gol lagi yang tercipta, hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan PSM tak berubah.

Memasuki paruh kedua, PSM langsung kembali mengambil inisiatif menyerang. Gol cepat pun kembali didapatkan Pasukan Ramang lewat sundulan kepala Zulham Zamrun pada menit ke-50. Gol tersebut berawal dari assist M Rahmat dari sisi kanan pertahanan Persija. Skor pun berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan PSM.

Tertinggal 2 gol, Persija menambah amunisi dibarisan depan. Bambang Pamungkas dimasukkan menggantikan Riko Simanjuntak. Namun upaya tersebut tak mampu membuat Persija menembus ketatnya lini belakang PSM.

Dipertengahan babak kedua, Asnawi Mangkualam Bahar mampu memporak-porandakan lini belakang Persija. Sejumlah terobosannya membahayakan gawang Andritany Ardhiyasa. Pada menit ke-83, Asnawi nyaris menambah keunggulan timnya. Hanya saja tendangannya masih melebar tipis disamping mistar gawang Persija.

Peluang terakhir didapatkan PSM lewat Ferdinand Sinaga pada menit ke-86. Ferdinand yang tinggal berhadapan dengan Andritany tak mampu memanfaatkan peluang emas tersebut. Sontekannya melebar tipis disisi kiri gawang Andritany.

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor 2-0 untuk keunggulan PSM tak berubah. Dengan hasil tersebut, PSM unggul agregat 2-1 atas Persija dan keluar sebagai juara Piala Indonesia 2018/2019.

Raihan trofi juara PSM terasa lengkap setelah dua pemainnya, yakni Asnawi Mangkualam Bahar dan Zulham Zamrun menyabet gelar individu.

Asnawi dinobatkan sebagai pemain muda terbaik, sementara Zulham meraih dua gelar individu sekaligus, yakni pemain terbaik dan top skor Piala Indonesia. Zulham menorehkan 10 gol, sama dengan torehan striker Persebaya, Amido Balde. Keduanya pun didaulat sebagai top skor bersama.

Gelar tim fair play diraih oleh Madura United. Laskar Sape Kerab, julukan Madura United, juga menempati peringkat ketiga bersama dengan Borneo FC.

Seluruh gelar dan penghargaan tersebut langsung diserahkan dalam seremoni penyerahan piala setelah laga final digelar di Stadion Andi Matalatta.

Hadir dalam penyerahan tersebut, diantaranya Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha, Komite Eksekutif (Exco) PSSI Dirk Soplanit, Ketua Komite Kompetisi PSSI Yunus Nusi, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, serta Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Adnas.

PSM sendiri selaku juara Piala Indonesia mendapatkan trofi plus hadiah uang senilai Rp3 miliar. Sementara itu, Persija selaku runner up mendapatkan hadiah uang senilai Rp2 miliar. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya