Jadwal dan Niat Puasa di Bulan Dzulhijjah Jelang Idul Adha

02 August 2019 02:50
Jadwal dan Niat Puasa di Bulan Dzulhijjah Jelang Idul Adha
Wukuf di Arafah. (Reuters)

TRANS89.COM – Sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah merupakan 10 hari yang dicintai oleh Allah SWT. Dimana Hari Raya Idul adha akan segera tiba. Ada banyak amalan yang dapat dilakukan untuk menyambut Hari Raya Kurban ini, dimana umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal soleh, mulai dari berzikir, menyantuni anak yatim, bersedekah, hingga berpuasa.

Puasa di bulan Dzulhijjah merupakan amalan sunah yang memiliki banyak keutamaan. Puasa dapat dilakukan di sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah atau sembilan hari jelang Hari Raya Idul Adha, dimana terdapat puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah.

Selain itu, puasa sunah di bulan Dzulhijjah memiliki banyak keutamaan. Salah satunya merupakan bagian dari 10 hari yang dicintai oleh Allah SWT atau 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah.

Keutamaan 10 hari di bulan Dzulhijjah ini terdapat dalam Alquran Sural A-Fajr ayat 1-2. “Demi Fajar, dan malam yang sepuluh,” terjemahan surat Al-Fajr ayar 1-2. Malam yang sepuluh itu dalam tafsir Ibnu Katsir diartikan sebagai 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah.

Setiap amalan pada hari-hari ini dicintai oleh Allah, termasuk berpuasa jelang Hari Raya Idul adha.

“Dalam Hadis Riwayat Abu Dawud dan Ibnu Majid, Rasulullah mengatakan tidak ada satu amal saleh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal saleh yang dilakukan pada hari-hari itu atau 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah,” ujar KH Wahyul Afif Al-Ghafiqi dilansir laman CNNIndonesia.com, Kamis (1/8/2019).

Ustaz yang akrab disapa Kang Mako itu menyebut amalan sunah, termasuk puasa di bulan Dzulhijjah, dapat dilakukan sejak 1-9 Dzulhijjah atau bertepatan dengan Jumat (2/8) hingga Sabtu (10/8).

“Adapun tata cara melaksanakan puasa sunah sama dengan puasa wajib di bulan Ramadan. Puasa sunah dimulai dengan niat, lalu menahan segala bentuk hawa nafsu, seperti makan dan minum, dari terbit fajar hingga tenggelamnya matahari atau masuknya waktu magrib,” sebut Wahyul.

Niat puasa sunah di bulan Dzulhijjah dapat dilakukan di dalam hati maupun dilafalkan dengan bahasa Indonesia atau bahasa Arab.

“Niatkan tempatnya di hati. Saya berniat puasa sunah di bulan Dzulhijjah karena Allah,” kata ustaz KH Wahyul.

Selain berpuasa, Wahyul menyebut amalan lain juga akan sangat diperhitungkan oleh Allah, antara lain berzikir, menyantuni anak yatim, dan memperbanyak amal kebaikan. Pada Hari Raya Iduladha atau hari ke-10 juga sangat disunahkan untuk berkurban.

“Amalan itu akan dibalas pahala yang besar sekali oleh Allah. Pintu ampunan juga terbuka luas,” ucap Wahyul.

Berikut niat lengkap puasa sunah di bulan Dzulhijjah.

– Puasa Dzulhijjah, 1-7 Dzulhijjah atau 2-8 Agustus 2019

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

“Nawaitu shouma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta’ala. Saya berniat puasa sunah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’ala.”

– Puasa Tarwiyah, 8 Dzulhijjah atau 9 Agustus 2019

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

“Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala. Saya berniat puasa sunah Tarwiyah karena Allah ta’ala.”

– Puasa Arafah, 9 Dzulhijjah atau 10 Agustus 2019

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

“Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta’ala. Saya berniat puasa sunah Arafah karena Allah ta’ala.”

Berikut jadwal puasa sunah di bulan Dzulhijjah:
– Puasa 1-7 Dzulhijjah, 2-8 Agustus 2019
– Puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah, 9 Agustus 2019
– Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah, 10 Agustus 2019

Berikut jadwal puasa sunah di bulan Dzulhijjah:
– Puasa 1-7 Dzulhijjah, 2-8 Agustus 2019
– Puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah, 9 Agustus 2019
– Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah, 10 Agustus 2019 (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya