Komite Solidaritas Perjuangan Buruh Bekasi Aksi, Ini Tuntutannya

07 April 2019 21:51
Komite Solidaritas Perjuangan Buruh Bekasi Aksi, Ini Tuntutannya
Komite Solidaritas Perjuangan Buruh (KSPB) Bekasi lakukan aksi di depan Family Mart Tebet Timur dan Mitsubishi Bumen Redja Abdai Jalan Tebet Raya, Jakarta Selatan. (Andre Handrianto/Trans89.com)

JAKARTA, TRANS89.COM – Berempat di depan Family Mart Tebet Timur dan Mitsubishi Bumen Redja Abdai Jalan Tebet Raya, Jakarta Selatan, berlangsung aksi unjuk rasa dari Komite Solidaritas Perjuangan Buruh (KSPB) Bekasi yang diikuti sekitar 100 orang peserta aksidipimpin Panji Novembri, Kadi Hidayatulah dan Putro Priyanro, Minggu (7/4/2019).

Massa aksi tergabung dalam KSPB Bekasi seperti Serikat Kobelco Indonesia (SKI), Serikat Gerakan Buruh Bumi Indonesia (SGBBI), Serikat Pejuang Buruh Sejahtera Indonesia (SPBSI), Serikat Buruh Bumi Manusia (SBBM), Asosiasi Karyawan untuk Solidaritas Indonesia (AKSI), Serikat Buruh Bermartabat Indonesia (SBBI), Serikat Pekerja Automotif Indonesia (SPAI), Solidaritas Indonesia (SI).

Sementara spanduk yang dibawah massa aksi bertuliskan, pengusaha Jepang tidak patuh hukum Indonesia, ingat 1942-ingat 1974. Perusahaan Jepang tidak patuh hukum, Family Mart/Toyota/Mitsubishi ingat 1942-ingat 1974.

Tuntutan massa aksi, pekerjakan kembali 9 buruh anggota SBBI PT Ichikoh Indonesia yang di PHK (pemutusan hubungan Kerja) dan anggkat ke-11 anggota. Pekerjakan kembali 49 buruh Senfu yang di PHK sepihak sesuai hasil nota pemeriksaan khusus. Pekerjakan kembali 8 buruh FMI yang di PHK sepihak dengan status buruh tetap atau Aturan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWTT). Pekerjakan kembali ke 4 buruh PT Nanbu Plastik Indonesia sesuai putusan Pengadilan Hubungan Industrial dan pengurus SBBI PT Ichikoh Indonesia menjadi buruh tetap, karena pelanggaran Pasal 59 Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan 560/B-7429/UPTD-WIL-II masuk kerja sesuai hasil Nota Pemeriksaan Khusus Nomor 560/7009/UPTD-WIL.II/X1/2018 dengan status buruh tetap dengan masa kerja sejak pertama masuk, pulihkan hak-hak ke 4 buruh tersebut dan di tempatkan bekerja kembali sesuai jabatan semula.

Orasi Panji Novembri, menyampaikan kami dari KSPB Bekasi, agar masyarakat umum mengetahui dimana pengusaha Jepang tidak patuh akan ketentuan UU yang ada di Indonesia dengan mem-PHK buruh-buruhnya tanpa melalui ketentuan UU.

“PT Ichikoh adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi had lamp untuk mobil, dalam hal ini patut diduga PT Ichikoh melakukan pelanggaran terhadap ketentuan Pasal 59 UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Dan patut di duga juga PT Ichikoh Indonesia melakukan tindakan anti serikat buruh yaitu mem-PHK sepihak 9 buruhnya yang tergabung dalam SBBI PT Ichikoh Indonesia dengan alasan berakhirnya kontrak, padahal hal tersebut sedang dalam perselisihan walaupun faktanya pihak PT Ichikoh Indonesia tidak pernah menanggapi surat bipartite yang diajukan oleh serikat sebanyak 3 kali alias tidak mau berunding,” papar Panji.

Ia mengungkapkan, PT Ichikoh Indonesia menerima surat bipartit yang serikat kirimkan, dan patut diduga PT Ichikoh Indonesia melakukan pemalsuan tanda tangan pada perjanjian kerja (PK) yang dijadikan bukti-bukti saat pemeriksaan khusus dugaan pelanggran PKWT dilakukan di PT Ichikoh Indonesia, hal ini sesuai laporan kami ke Polisi Sektor (Polsek) Cikarang Barat pada Hari Rabu tanggal 27 Februari 2019 dengan Nomor STPL/319/11/2019/Sek Cik Barat.

“PT Senopati Fujitrans Logistic Services yang mana pemodalnya juga asal Jepangy yaitu Fujitrans Corporation dan PT Wima Logistic Internasional yang beralamat di Jalan Madura I Blok L Nomor 17 Kawasan MM 2100 Cibitung, Bekasi 17845 – Indonesia, dimana PT Senopati Fujitrans Logistic Services bergerak di jasa pergudangan. PT Senopati Fujitrans Logistic Services adalah vendor dari PT Kramayuda Tiga Berlian dalam hal ini PT Senopati Fujitrans Logistic Services mengelola pergudangan milik PT Kramayuda Tiga Berlian yaitu Mitsubishi Part Center dengan pekerjaan menerima sperpart dari vendor-vendor PT Kramayuda Tiga Berlian yaitu part local maupun part impor, melakukan penyimpananan, pengemasan sebelum dilakukan pengiriman sperpart tersebut keseluruh dealer-dealer resmi Mitsubishi di seluruh Indonesia, bahkan ada yang ekspor sesuai perintah dari PT Kramayuda Tiga Berlian. Dalam hal ini PT Senopati Fujitrans Logistic Services mem-PHK sepihak ke 73 buruh dengan indikasi karena ke-73 buruhnya yang mendirikan serikat buruh, hal ini patut di duga bahwa PT Senopati Fujitrans Logistic Services melakukan union busting, karena ke 73 buruhnya di PHK sesaat melakukan pencatatan bahwa telah terbentuknya serikat buruh di PT Senopati Fujitrans Logistic Services ke Dinas tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi yaitu pada tanggal 6 November 2018 dengan nomor bukti pencatatan 1985/CTT 250AX1/2018 tertanggal November 2018 dan PHK terjadi pada tanggal 13 November 2018, serta PT Senopati Fuiitran Services tidak ada itikad baik yaitu tidak pernah mau berunding bipartite,” ungkap Panji.

Massa buruh yang berunjuk rasa di dua lokasi Family Mart dan PT Mitsubishi Tebet hanya menyampaikan aspirasi tanpa adanya perwakilan yang di terima, dikarenakan aksi di lakukan di hari libur. (andre/nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya